Yogyakarta, Chanelindonesia.com – Pada Sabtu (6/9/2025), PT Umat Mandiri Berkemajuan (PT UMB) melakukan kunjungan bisnis ke PT Liebe Green Standard Technology (Liebe GST) sebagai upaya memperluas jejaring sekaligus memperkuat kerja sama dalam bidang pengelolaan usaha berkelanjutan.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan PT UMB bersama pemegang saham dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Hadir dalam rombongan antara lain Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. (Rektor UMY), Prof. Dr. Nano Prawoto, SE., M.Si. (Komisaris Utama PT UMB), Uang Wari, SE., MEk. (Direktur Utama PT UMB), Galuh Winantri, S.Si. (Direktur SDM & Operasional PT UMB), dan M. Itsnan Kurniawan, SP. (Direktur Marketing PT UMB).

Kehadiran mereka disambut hangat oleh manajemen PT Liebe GST, antara lain Muhammad Pranasik Faihaan, ST. (Direktur Umum), Toto Yuwono, SE (Marketing), dan Fajri Nur Iman (Marketing).
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kolaborasi, terutama dalam pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) medis sesuai dengan Permenkes No. 18 Tahun 2020. PT Liebe GST sendiri saat ini tercatat sebagai Tempat Pemusnahan Akhir (TPA) limbah medis pertama dan satu-satunya di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang kehadirannya sangat dinantikan, khususnya oleh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Direktur Utama PT UMB, Uang Wari, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi UMB sebagai holding yang profesional dan berkemajuan. “Kami berkomitmen memperluas mitra strategis dan menghadirkan manfaat nyata, tidak hanya bagi dunia bisnis tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan limbah medis yang lebih terintegrasi, ramah lingkungan, dan sesuai regulasi nasional. Harapannya, kerja sama ini tidak hanya memperkuat ekosistem bisnis kedua perusahaan, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

