IKN, Chanelindonesia.com – Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menggelar kajian subuh perdana, Minggu (11/1/2026). Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka kajian tersebut dengan mengupas makna mendalam kalimat Bismillahirrahmanirrahim sebagai simbol awal setiap langkah besar umat manusia.
Dalam tausiyahnya, Menag menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak cukup hanya bertumpu pada kekuatan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga harus disertai pondasi spiritual yang kokoh. Menurutnya, Basmalah bukan sekadar ucapan pembuka, melainkan ikatan sakral yang menghubungkan manusia dengan Sang Pencipta.
Ia mencontohkan kisah para nabi sebagai teladan. Nabi Adam AS, kata Menag, mengawali kesadarannya sebagai manusia dengan mengucap Bismillah setelah ruh ditiupkan ke dalam jasadnya. Begitu pula Nabi Nuh AS yang memulai perjalanan besar bahteranya dengan menyebut nama Allah.
“Basmalah adalah kunci awal kehidupan. Dari sanalah kesadaran spiritual manusia dimulai,” ujar Menag dalam kajian subuh di Masjid Negara IKN.
Lebih lanjut, Menag mengajak jemaah untuk menghadirkan Allah dalam setiap aktivitas, bahkan dalam hal-hal sederhana yang sering terabaikan. Ia menyinggung kebiasaan makan tanpa mengucap Bismillah karena tergesa-gesa.
“Jika kita membiasakan menyebut nama Allah sebelum makan, maka yang masuk ke tubuh bukan hanya makanan, tetapi juga keberkahan dan energi positif bagi jasmani dan rohani,” tegasnya.
Menag berharap Masjid Negara IKN dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang hidup dan berkelanjutan. Ia menilai, rutinitas pengajian dan kajian keislaman akan menjadi penyeimbang pembangunan fisik yang masif di kawasan ibu kota baru.
“Kita mulai dari Bismillah. Semoga IKN menjadi tanah yang membawa rahmat, kedamaian, dan kesejukan bagi siapa pun yang tinggal dan berkarya di dalamnya,” ungkap Menag.
Ia meyakini, perpaduan antara pembangunan fisik dan penguatan spiritual akan menjadikan IKN sebagai simbol peradaban Indonesia yang utuh—maju secara lahiriah dan matang secara batiniah.
Kajian subuh perdana tersebut turut dihadiri Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Staf Ahli Menag Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi Adiyarto Sumardjono, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Samarinda Moses Komela Avan, Kakanwil Kemenag Kalimantan Timur Abdul Khaliq, Kepala Kankemenag Balikpapan Masrivani, jajaran pejabat Kementerian Agama dan OIKN, serta jemaah dari masyarakat umum.
Sumber: Kemenag

