Yogyakarta, ChanelIndonesia.com – Suasana haru dan penuh hikmah menyelimuti Loman Park Hotel Yogyakarta saat ratusan muslimah memadati ballroom utama untuk menghadiri kajian akbar bertajuk “Ya Allah, Bolehkah Aku Menyerah?”, menghadirkan Ustadzah Oki Setiana Dewi sebagai pembicara utama.
Tajuk mengelitik hati “ya Allah, Bolehkah Aku Menyerah?” Sebuah pertanyaan yang tak asing di relung jiwa manusia. Dalam diam dan gelisah, dalam kepenatan dan ujian hidup, hati kita kerap merintih. Dan di sinilah, di tengah ruang hangat bernama Loman Park Hotel Yogyakarta, ratusan muslimah berkumpul, mencari jawaban dalam bingkai cahaya.
Loman Park Hotel bukan sekadar tempat untuk beristirahat jasmani, tapi menjadi oase spiritual, tempat jiwa-jiwa yang dahaga mencari makna kembali pada sumber ketenangan sejati, Allah SWT.
Kajian akbar ini merupakan bagian dari program #LomanMengaji, sebuah inisiatif yang merangkul nilai kehidupan dan keislaman dengan pendekatan yang teduh, membumi, dan penuh makna. Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati ballroom utama untuk mendengarkan tausiyah penuh hikmah dari sosok yang dikenal luas karena kelembutan dan kedalaman ilmunya, Ustadzah Oki Setiana Dewi.

Sejak pendaftaran dibuka, antusiasme publik tak terbendung. Dalam waktu kurang dari 24 jam, seluruh kuota terserap habis. Bukan hanya karena nama besar sang ustadzah, tetapi karena masyarakat haus akan pencerahan—haus akan panduan yang membumi di tengah riuhnya problematika kehidupan modern.
Menurut Handono S. Putro, Founder & Managing Director Loman Park Hotel, kolaborasi dengan manajemen Ustadzah Oki bukan sekadar untuk menghadirkan acara besar. Ada keresahan mendalam yang ingin dijawab, yakni bagaimana manusia (dalam dunia yang sarat ketidakpastian) tetap bisa tenang, bersabar, dan berserah diri.
“Allah menciptakan kehidupan beserta permasalahannya. Bukan tanpa maksud, melainkan agar manusia kembali kepada-Nya. Berserah, bersujud, dan memaknai sabar serta salat sebagai pintu pulang ke ketenangan hakiki,” ungkap Handono, menggambarkan filosofi acara ini.
Dan benar adanya. Dalam forum itu, tak hanya ayat-ayat yang dikaji, tapi juga hati-hati yang dibelai. Ustadzah Oki mengajak para muslimah merenungi makna keikhlasan dalam menerima takdir, pentingnya menjaga harapan di tengah ujian, serta bagaimana salat menjadi jembatan menuju kekuatan batin yang sejati.
Lebih dari sekadar forum kajian, acara ini dirangkai indah dengan berbagai dukungan dari mitra-mitra yang memiliki semangat serupa. RS Muhammadiyah AMC menghadirkan layanan mini medical check-up, Wardah membagikan goodie bag eksklusif, Racika Falah, Karita, Rubiqa Travel, Etawalin, hingga SahabatQu Islamic Fullday School turut memberikan kontribusi nyata, menunjukkan bahwa kolaborasi kebaikan adalah bentuk dzikir sosial yang juga bernilai ibadah.
Sebagai bentuk apresiasi, Loman Park Hotel memberikan hadiah menginap gratis untuk konten kreator terbaik yang berbagi momen inspiratif dari kajian ini. Sebuah langkah sederhana namun berarti dalam merawat semangat dakwah di era digital.
Loman Park Hotel: Dari Ruang Menginap, Menjadi Ruang Merenung
Di tengah derap zaman yang makin gaduh, tempat seperti Loman Park Hotel hadir bukan hanya sebagai destinasi wisata, tapi sebagai ruang kontemplasi. Ia mengingatkan kita bahwa dalam hidup yang seringkali tak bisa ditebak arah dan ujungnya, masih ada tempat untuk berhenti sejenak, untuk pulang. Pulang pada Tuhan. Pulang pada ketenangan.

