Kota Gorontalo, Chanelindonesia – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengajak Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Provinsi Gorontalo untuk terus aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menerima audiensi pengurus PPI Provinsi Gorontalo di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (6/11/2025).
Dalam pertemuan itu, Gusnar menegaskan bahwa para pensiunan memiliki peran penting sebagai sumber inspirasi dan pengalaman bagi generasi penerus. Ia menilai semangat pengabdian yang dimiliki para pensiunan masih sangat dibutuhkan dalam memperkuat pembangunan di berbagai sektor.
“Saya menganggap PPI adalah bagian penting dari sejarah pembangunan Gorontalo. Meski sudah purna tugas, semangat dan pengalaman yang dimiliki masih sangat dibutuhkan,” ujar Gusnar Ismail.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormatnya kepada seluruh anggota PPI yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan daerah selama bertahun-tahun.
Ia berharap keberadaan PPI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan, terutama di bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PPI Gorontalo, Weni Liputo, menyampaikan bahwa organisasinya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan berkomitmen untuk segera memenuhi persyaratan administrasi agar dapat dikukuhkan secara resmi.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo untuk memenuhi segala ketentuan agar segera bisa dikukuhkan. Perlu kami sampaikan bahwa PPI bukan bentuk dualisme dari organisasi pensiunan lainnya, karena memang memiliki dasar dan tujuan yang berbeda,” jelas Weni Liputo.
Diketahui, secara nasional Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) berdiri pada 17 Maret 2022 dan telah menggelar kongres pertama pada Juli 2022. Organisasi ini menghimpun para pensiunan dari berbagai latar belakang, termasuk ASN, pegawai BUMN, pejabat negara, serta abdi masyarakat, dengan tujuan memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan para pensiunan, sekaligus menjadi wadah kontribusi mereka bagi pembangunan bangsa.
(mcgorontaloprov/timkom)

