Panimba Raya, IChanelindonesia — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi dan ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah strategis diwujudkan melalui Tanam Padi Perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, di Desa Panimba Raya, Kecamatan Danau Seluluk, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional percepatan swasembada pangan tahun 2025, yang bertujuan meningkatkan produksi pangan sekaligus mendorong kemandirian petani di tingkat lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ahmad bersama para petani melakukan penanaman padi simbolis di lahan baru seluas 128 hektare, dari total 177 hektare yang menjadi target pengembangan CSR di wilayah itu. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat tani.
Selain penanaman, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian dari Kementerian Pertanian, antara lain infrastruktur pertanian, mesin potong rumput, herbisida, dan insektisida — sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan pangan daerah.
Bupati Ahmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, mulai dari Kementerian Pertanian, instansi daerah, hingga masyarakat petani. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
“Sebagaimana disampaikan Presiden, bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Melalui program Cetak Sawah Rakyat ini, kita tidak hanya mencetak lahan baru, tetapi juga menanam semangat kemandirian pangan di hati masyarakat,” ujar Bupati Ahmad.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan pertanian bukan hanya soal peningkatan produksi, tetapi juga menciptakan kesejahteraan petani. Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan mengembangkan lahan yang telah dibuka dengan pola tanam efisien dan ramah lingkungan agar hasilnya dapat berkelanjutan.
“Mari kita kelola lahan ini dengan baik. Hasil dari Panimba Raya diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Seruyan. Petani Seruyan mampu berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Suasana kebersamaan terasa hangat dalam kegiatan tersebut. Sejak pagi, warga dan petani bergotong royong menyiapkan lahan dan peralatan tanam. Antusiasme mereka menjadi bukti kuat bahwa program ini disambut positif oleh masyarakat.
Kegiatan tanam perdana turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Dandim 1015/Sampit, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, DPMD, BPBD, Dinas Perikanan, serta tokoh masyarakat dan kelompok tani. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pertanian sebagai pilar ekonomi daerah.
Dengan semangat “Seruyan Mandiri dan Sejahtera”, Bupati Ahmad menegaskan bahwa Pemkab Seruyan akan terus mendukung program nasional kedaulatan pangan dan mengoptimalkan potensi pertanian lokal.
“Kita ingin menjadikan Seruyan sebagai daerah yang mandiri dalam pangan, berdaya saing dalam produksi, dan sejahtera masyarakatnya. Semua itu bisa terwujud jika kita bekerja bersama,” tutup Bupati.
Melalui pelaksanaan Tanam Padi Perdana ini, Kabupaten Seruyan menegaskan diri sebagai daerah yang berperan aktif dalam mendukung swasembada pangan nasional berkelanjutan tahun 2025.
Sumber : Infopublik

