Agam, Chanelindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan bahwa ketersediaan data ekonomi yang akurat, komprehensif, dan terperinci merupakan kunci utama dalam merancang kebijakan pembangunan daerah yang efektif dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi, saat membuka kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Aula Bappeda Agam, Senin (29/12/2025).
Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukanlah agenda rutin semata, melainkan instrumen strategis untuk memotret kondisi riil perekonomian daerah. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis fakta.
“Sensus Ekonomi 2026 harus kita dukung sepenuhnya. Ini bukan hanya soal angka, tetapi upaya strategis untuk menggambarkan kekuatan, tantangan, dan peluang ekonomi daerah secara nyata,” ujar Mhd Lutfi.
Ia menjelaskan, melalui data sensus yang valid, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi potensi unggulan, struktur usaha, hingga dinamika sektor ekonomi di Kabupaten Agam. Informasi tersebut dinilai sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Lebih jauh, Sekda menegaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil diharapkan benar-benar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut, Pemerintah Kabupaten Agam mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha dan UMKM, untuk berpartisipasi aktif. Keterlibatan publik dinilai sangat menentukan kualitas dan akurasi data yang dihimpun.
“Setiap data yang diberikan masyarakat adalah bagian dari fondasi pembangunan ekonomi daerah ke depan. Semakin lengkap dan jujur data yang terkumpul, semakin kuat pula kebijakan yang dapat kita susun,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang optimal, Pemkab Agam berharap mampu memperkuat basis data pembangunan, meningkatkan efektivitas kebijakan ekonomi daerah, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
sumber: Infopublik.id

