Selaparang, NTB, ChanelIndonesia.com — Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat tak hanya menyajikan kompetisi olahraga rekreasi, tapi juga menghadirkan kisah-kisah inspiratif dari para pesertanya. Salah satunya adalah Sani Lais, pria asal Magelang yang rela menempuh perjalanan laut selama lebih dari 24 jam demi meramaikan ajang ini.
Sani adalah penjual klitikan atau onderdil sepeda tua. Ia datang membawa koleksi barang antik seperti gembok kuno, sadel klasik, topi pet, hingga kamera kayu merk Ensign buatan 1911. Semua itu ia jajakan di tengah riuh aktivitas Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) di area bekas Bandara Selaparang, NTB, Senin (28/7/2025).
“Kalau kamera ini biasanya buat aksesoris para pesepeda kuno. Semakin antik, makin menarik,” ujar Sani sambil menunjukkan barang dagangannya yang unik dan bernilai sejarah.
Profesi sebagai pedagang barang antik sudah digeluti Sani sejak 2003. Untuk bisa hadir di FORNAS kali ini, ia berangkat dari Magelang ke Semarang dengan motor, lanjut ke Surabaya, lalu menumpang kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju NTB. “Kurang lebih 24 jam lebih di laut,” kenangnya.
Namun Sani tidak hanya datang sebagai pedagang. Ia juga hobi bersepeda onthel dan masih aktif menjabat sebagai Ketua KOSTI Kabupaten Magelang. “Saya senang gowes. Bukan cuma karena hobi, tapi juga bikin sehat. Dan di FORNAS ini, saya bisa sekalian cari rezeki dari jualan,” ungkapnya dengan semangat.
Kehadiran Sani membuktikan bahwa FORNAS bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ruang bertemu antara hobi, kesehatan, dan semangat ekonomi kreatif berbasis tradisi. Sepeda tua menjadi simbol yang menyatukan nostalgia, gaya hidup sehat, dan peluang usaha. (MD)
Sumber: Kemenpora

