Jakarta, ChanelIndonesia.com – Membeli rumah subsidi dengan skema Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dinilai jauh lebih terjangkau dibanding mengontrak. Hal ini diungkapkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam acara Serah Terima Kunci Rumah Subsidi untuk pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Maruarar mengatakan, hasil bincangnya dengan penerima rumah subsidi menunjukkan bahwa cicilan per bulan hanya sekitar Rp1,7 juta. Angka ini lebih rendah dibanding biaya kontrakan yang umumnya berada di kisaran Rp2 juta hingga Rp3 juta per bulan.
“Memiliki rumah subsidi lebih mudah dan murah angsurannya ketimbang membayar sewa. Ini bukti bahwa program pemerintah benar-benar meringankan masyarakat,” ujarnya.
Dari total kuota 2.000 rumah subsidi yang disediakan untuk pegawai Kemendagri, tercatat 1.190 orang sudah mendaftarkan diri memanfaatkan fasilitas KPR FLPP, dan 50 di antaranya telah melakukan akad kredit.
Kolaborasi Kementerian PKP dan Kemendagri, lanjut Maruarar, memberikan “karpet merah” bagi masyarakat dan ASN yang ingin memiliki rumah sendiri. Dukungan ini juga menjadi bagian dari Program Tiga Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah, kata Maruarar, tidak hanya menyediakan pembiayaan KPR FLPP, tetapi juga dibantu Kemendagri dengan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta percepatan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dari 45 hari menjadi hanya 10 hari.
“Program ini dikawal langsung Kemendagri. Kebijakan pro rakyat tidak mungkin berjalan efektif tanpa pengawasan yang ketat,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi dukungan Kementerian PKP. Ia meminta jajaran pimpinan eselon I untuk mendata pegawai yang belum memiliki rumah, agar bisa memanfaatkan KPR FLPP.
“Ternyata banyak ASN Kemendagri yang belum punya rumah. KPR FLPP ini solusi tepat. Presiden Prabowo pun dalam rapat kabinet kemarin menyatakan Kementerian PKP sudah bekerja dengan baik dan on the track,” tegas Tito. (MHD)
Sumber: Infopublik.id

