Jakarta, Chanel Indonesia – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan bahwa pembangunan hunian layak menjadi fondasi penting untuk menciptakan kota yang aman, nyaman, dan produktif. Pernyataan ini disampaikannya melalui keterangan resmi, Sabtu (15/11/2025).
Menurut Tito, pengalaman Singapura dan Tiongkok menunjukkan bahwa penataan permukiman vertikal dapat mengurangi kepadatan dan meningkatkan kualitas kota. “Kita mengharapkan Jakarta bisa seperti itu. Berubah. Tapi harus mulai dari sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Tito menekankan pembangunan rumah susun di kawasan padat penduduk sebagai solusi strategis. Hunian vertikal tidak hanya menata kota, tetapi juga mempermudah penyediaan fasilitas publik, seperti ruang terbuka hijau, fasilitas olahraga, dan sarana sosial lainnya.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini menuturkan pengalamannya saat membantu Gubernur DKI Jakarta menertibkan permukiman kumuh di bantaran sungai. Warga direlokasi ke rumah susun, dan berkat koordinasi berbagai pihak, proses transisi berjalan lancar.
Tito berharap partisipasi masyarakat dalam program hunian layak semakin meningkat. Dengan lingkungan yang sehat dan teratur, masyarakat dapat lebih produktif, berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Lebih jauh, Tito menegaskan semangat pembangunan hunian layak sejalan dengan visi Presiden RI, Prabowo Subianto, yang mendorong berbagai program prorakyat. Beberapa program itu antara lain Tiga Juta Rumah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan, dan Program Ketahanan Pangan.
“Bantulah bersama-sama, suarakan ke masyarakat. Ini program Bapak Prabowo, program yang sangat prorakyat kecil,” kata Mendagri Tito Karnavian, menekankan pentingnya dukungan publik terhadap program pemerintah.
Sumber : InfoPublik

