Semarang, chanelindonesia.com โ Pemerintah Kota Semarang menjadikan konektivitas wilayah sebagai salah satu arah utama pembangunan infrastruktur sepanjang 2025. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut peningkatan jalan dan pengendalian banjir dilakukan secara beriringan.
Peningkatan kapasitas pompa dan perbaikan drainase terus dilakukan untuk mengatasi banjir dan rob. Sementara itu, peningkatan kualitas jalan dilakukan pada berbagai ruas strategis yang menghubungkan wilayah hinterland dengan pusat kota.
Realisasi anggaran pembangunan infrastruktur mencapai sekitar 81 persen dari pagu Rp384 miliar hingga akhir 2025 dengan pengawasan kualitas yang konsisten.
Pada 2026, Pemkot Semarang akan melanjutkan fokus pada konektivitas dan pengentasan banjir guna mendorong pemerataan pembangunan.

