Malang, 19 Desember 2025, chanelindonesia.com — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Malang memastikan ketersediaan bahan pokok serta kebutuhan energi masyarakat berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian ini diberikan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus kenyamanan warga selama periode libur akhir tahun.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat usai memimpin Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik strategis, di antaranya Perum Bulog dan Pertamina, Rabu (17/12/2025).
Wahyu Hidayat menjelaskan, hasil pengecekan di Perum Bulog menunjukkan stok beras di Kota Malang sangat memadai. Bahkan, ketersediaan beras diperkirakan aman hingga Februari 2026, baik untuk beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun jenis beras lainnya.
“Di Bulog kami cek langsung, stok beras sangat siap. Prediksinya aman sampai Februari, termasuk beras SPHP dan jenis beras lainnya,” ujar Wahyu.
Selain beras, Pemkot Malang juga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman. Berdasarkan koordinasi dengan Pertamina, distribusi BBM berjalan normal dan telah disiapkan skema antisipasi apabila terjadi kendala di lapangan.
“Ketersediaan BBM dipastikan aman. Pertamina juga sudah menyiapkan skema jika terjadi kondisi darurat, termasuk layanan pengantaran BBM melalui layanan 135,” kata Wahyu.
Tak hanya itu, pasokan elpiji untuk kebutuhan rumah tangga juga dipastikan aman dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina apabila mengalami kesulitan dalam memperoleh elpiji.
“Untuk elpiji, stoknya juga aman dan sarana prasarana siap. Masyarakat dapat menghubungi layanan 135 apabila membutuhkan,” jelasnya.
Di sisi lain, Pemkot Malang juga mengambil langkah antisipatif terhadap potensi kemacetan dan gangguan keamanan selama periode libur Nataru. Koordinasi lintas sektor telah dilakukan, termasuk dengan wilayah Malang Raya, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan wisatawan.
“Kami telah melaksanakan rapat koordinasi dan menyiapkan pengaturan lalu lintas, pos pengamanan, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana,” tutur Wahyu.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Malang berharap masyarakat maupun wisatawan dapat merayakan momentum Nataru dengan aman dan nyaman, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok maupun energi.
“Insyaallah pada momentum Nataru nanti, baik masyarakat pendatang maupun warga Kota Malang tidak perlu khawatir terkait ketersediaan beras, BBM, dan elpiji karena semuanya dalam kondisi cukup,” pungkasnya.
Sumber : Info Publik

