Surabaya, chanelindonesia.com – Upaya membangun ketangguhan masyarakat di wilayah rawan bencana kembali diperkuat. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) menggelar rangkaian pendampingan dan evaluasi program Sekolah dan Masyarakat Tangguh Bencana di sejumlah desa di Kecamatan Puger dan Gumukmas.
Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis hingga Minggu, 4–7 Desember 2025, ini menjadi bagian dari pengurangan risiko bencana berbasis komunitas, terutama di kawasan pesisir yang memiliki potensi ancaman tsunami.
Evaluasi dimulai pada Kamis, 4 Desember, melalui pendampingan anggota SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Desa Puger Wetan. Pertemuan di Warung Geprek Paris Puger Wetan tersebut merupakan tindak lanjut kampanye kesiapsiagaan yang sebelumnya dilakukan dengan metode door-to-door.
“Pendampingan ini penting untuk memastikan pesan kesiapsiagaan yang disampaikan benar-benar dipahami dan diterapkan masyarakat. Metode door-to-door terbukti efektif karena mampu menyentuh setiap keluarga secara personal. Sebanyak 765 KK di Puger Wetan berhasil diedukasi dan menerima materi pengurangan risiko bencana,” ujar Weni Catur Fitriani, Koordinator Lapangan Proyek Sekolah dan Masyarakat Tangguh.
Dalam diskusi tersebut, anggota SIBAT Puger Wetan berbagi pengalaman mengenai tantangan dan keberhasilan mereka saat menyosialisasikan mitigasi bencana dari rumah ke rumah. Mereka menekankan pentingnya pemahaman masyarakat pesisir yang berada di zona rawan tsunami.
Program ini akan berlanjut ke desa dan sekolah mitra lainnya, dengan jadwal:
– Sabtu, 6 Desember 2025: Evaluasi SIBAT Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas
– Minggu, 7 Desember 2025: Evaluasi SIBAT Desa Puger Kulon di Balai Desa Puger Kulon
Pada kegiatan di Desa Kepanjen, PMI dan JRCS juga akan menyerahkan bantuan perlengkapan kesiapsiagaan kepada sekolah-sekolah mitra. Dukungan ini diharapkan memperkuat implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), sehingga siswa, guru, dan tenaga pendidik memiliki kapasitas tanggap darurat yang lebih baik.
Rangkaian pendampingan ini menegaskan komitmen PMI dan JRCS dalam memperkuat ketangguhan komunitas di wilayah Jember. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.
Sumber : Infopublik

