KP2MI/BP2MI menggelar seminar edukasi kesadaran keamanan informasi untuk seluruh pegawai, baik secara luring maupun daring. Kegiatan ini menekankan pentingnya menjaga data PMI yang sensitif agar terhindar dari kebocoran dan penyalahgunaan.
Jakarta, ChanelIndonesia.com – PPSDM KP2MI/BP2MI mengadakan seminar edukasi kesadaran keamanan informasi di Aula KH. Abdurrahman Wahid dan melalui Zoom, menghadirkan Bapak R. Firman Suprijandoko, S.Kom, M.IT(CS), CISO dan Widyaiswara Ahli Madya BSSN, sebagai narasumber utama.

Dalam acara tersebut, arahan Sekretaris Jenderal KP2MI/BP2MI, Irjen Pol. Dwiyono, S.I.K., M.Si., disampaikan, menekankan bahwa informasi merupakan aset berharga yang harus dijaga. Data PMI yang dikelola lembaga ini sangat sensitif, sehingga potensi kebocoran atau penyalahgunaan bisa berdampak fatal bagi individu PMI maupun kredibilitas KP2MI.
Seminar ini menyoroti pentingnya budaya kerja yang aman, dengan tiga pedoman utama:
-
Kesadaran individu terhadap ancaman siber.
-
Penerapan budaya kerja aman dalam pengelolaan informasi.
-
Penguatan kolaborasi dan pengawasan lintas unit untuk meminimalisir risiko kebocoran data.

Di tengah maraknya serangan siber dan pencurian data, seluruh pegawai diimbau untuk meningkatkan kesadaran, memperbarui pengetahuan, dan menanamkan prinsip kehati-hatian sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari. Seminar ini menjadi langkah strategis KP2MI dalam melindungi informasi penting sekaligus menjaga kepercayaan publik.
Sumber: IG@norakartikasetyaningrum

