Close Menu
  • Homepage
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Nuzulul Quran Mengajarkan Manusia untuk Membaca Kehidupan

Maret 8, 2026

Status BPJS PBI Nonaktif? Ini Faktor yang Bisa Menyebabkan Kepesertaan Dihentikan

Maret 6, 2026

Jelang Imlek 2577 dan Ramadan 2026, Disdaginkop UKM Singkawang Gelar Operasi Pasar, Sediakan 2.476 Paket Sembako

Februari 12, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Chanel Indonesia – AKtual,Informatif,TerpercayaChanel Indonesia – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Homepage
  • Nasional

    Nuzulul Quran Mengajarkan Manusia untuk Membaca Kehidupan

    Maret 8, 2026

    Status BPJS PBI Nonaktif? Ini Faktor yang Bisa Menyebabkan Kepesertaan Dihentikan

    Maret 6, 2026

    Jelang Imlek 2577 dan Ramadan 2026, Disdaginkop UKM Singkawang Gelar Operasi Pasar, Sediakan 2.476 Paket Sembako

    Februari 12, 2026

    Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Industri Berkelanjutan di Banten

    Februari 11, 2026

    Menuju Data Terpadu, Pemkab Morowali Perkuat Tata Kelola Lewat Rakor Satu Data Indonesia

    Februari 10, 2026
  • Daerah

    Status BPJS PBI Nonaktif? Ini Faktor yang Bisa Menyebabkan Kepesertaan Dihentikan

    Maret 6, 2026

    Bupati Sergai Dukung Pesantren Kilat 2026, Perkuat Karakter dan Daya Saing Generasi Muda

    Februari 12, 2026

    Pemkab Bener Meriah Perkuat Satgas Saber Harga Pangan Jelang Imlek dan Ramadan 2026

    Februari 11, 2026

    RSUD Arifin Achmad Riau Bersiap Transformasi, Layanan Rumah Sakit Berbasis Kompetensi

    Februari 10, 2026

    U-BAGI Jadi Ikhtiar MAN 2 Kota Makassar Tingkatkan Kompetensi dan Kolaborasi Guru

    Februari 9, 2026
  • Olahraga

    Alhassan Wakaso Siap Tempur Lawan Persita, Semen Padang FC Bidik Poin Penuh di Padang

    Februari 8, 2026

    Lampaui Target, Indonesia Sabet 135 Emas dan Finis Runner Up ASEAN Para Games 2025

    Januari 26, 2026

    Persibat Batang Fokus Bangkit di 16 Besar Liga 4 Jateng, Siap Hadapi PSD Demak di Laga Kandang

    Januari 24, 2026

    Pontianak City Run 2026 Kembali Digelar, Pelari Mancanegara Siap Ramaikan Kota

    Januari 22, 2026

    Tampil Dominan di GOR Kemenkes, ATR/BPN Amankan Tiket Semifinal Bulutangkis KORPRI

    Januari 18, 2026
  • Pendidikan

    Nuzulul Quran Mengajarkan Manusia untuk Membaca Kehidupan

    Maret 8, 2026

    Bupati Sergai Dukung Pesantren Kilat 2026, Perkuat Karakter dan Daya Saing Generasi Muda

    Februari 12, 2026

    Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Industri Berkelanjutan di Banten

    Februari 11, 2026

    Menuju Data Terpadu, Pemkab Morowali Perkuat Tata Kelola Lewat Rakor Satu Data Indonesia

    Februari 10, 2026

    U-BAGI Jadi Ikhtiar MAN 2 Kota Makassar Tingkatkan Kompetensi dan Kolaborasi Guru

    Februari 9, 2026
  • Wisata

    Jelang Imlek 2577 dan Ramadan 2026, Disdaginkop UKM Singkawang Gelar Operasi Pasar, Sediakan 2.476 Paket Sembako

    Februari 12, 2026

    Transformasi Digital Indonesia Masuk Babak Baru, AI dan Keamanan Siber Pegang Peran Kunci

    Februari 1, 2026

    Agus Budi Rahmanto: Wisatawan Tak Lagi Cari Destinasi, Tapi Pengalaman

    Januari 26, 2026

    Pontianak City Run 2026 Kembali Digelar, Pelari Mancanegara Siap Ramaikan Kota

    Januari 22, 2026

    Menembus Lorong Waktu di Kotagede, Loman Park Hotel & Jogja Good Guide Ajak Wisata Sejarah Mataram

    Januari 16, 2026
Chanel Indonesia – AKtual,Informatif,TerpercayaChanel Indonesia – AKtual,Informatif,Terpercaya
Beranda » Program Astacita: Solusi Kota Solo Mengentaskan Kemiskinan
Daerah

Program Astacita: Solusi Kota Solo Mengentaskan Kemiskinan

Chanel IndonesiaBy Chanel IndonesiaMaret 4, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Program Astacita Surakarta, yang dirancang untuk mengurangi angka kemiskinan, berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui penciptaan peluang kerja dan penguatan ekonomi lokal. Surakarta menjadi model keberhasilan penanggulangan kemiskinan di Jawa Tengah. foto : (ervan yudha DPRD Prov Jateng)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Surakarta, 4 Maret 2025 – Kota Surakarta terus berkomitmen dalam upaya penanggulangan kemiskinan dengan memperkenalkan program unggulan yang dikenal sebagai Astacita Surakarta. Program ini bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah, dengan fokus pada penciptaan lapangan pekerjaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pada Senin (3/3), Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah mengunjungi Kota Surakarta untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan percepatan penanggulangan kemiskinan yang sedang dijalankan di wilayah tersebut. Ketua Komisi A, Imam Teguh, menegaskan bahwa kedatangan mereka adalah untuk mempelajari bagaimana Kota Surakarta dan Sukoharjo berhasil mengelola bantuan serta strategi mereka dalam menangani kemiskinan.

Baca Juga, Kilasinformasi : Sinergi Media dan DPRD Jateng: Jurnalis Jadi Penjaga Budaya dan Tradisi Daerah!

Surakarta dan Sukoharjo: Model Keberhasilan di Solo Raya

Dalam paparan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi A, Mukafi Fadli, Kota Surakarta dan Sukoharjo mendapat apresiasi atas keberhasilan mereka dalam mengentaskan kemiskinan. Ia mengungkapkan, “Saat ini, Jawa Tengah menempati peringkat kedelapan sebagai provinsi dengan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia. Namun, Surakarta dan Sukoharjo menjadi contoh kota yang berhasil mencapai tingkat kemakmuran yang tinggi di Solo Raya, bahkan masuk dalam peringkat 11 kabupaten/kota terkaya di Jawa Tengah.”

Keberhasilan tersebut menjadi acuan bagi daerah lain di Jawa Tengah untuk lebih fokus dalam menangani masalah kemiskinan. Program Astacita Surakarta dipandang sebagai langkah nyata untuk mengurangi ketimpangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Program Astacita: Fokus pada Penciptaan Lapangan Kerja dan Pemberdayaan Ekonomi

Wali Kota Surakarta, Respati Adi, menjelaskan lebih lanjut tentang upaya yang telah dilakukan melalui program Astacita. Program ini menargetkan penurunan angka kemiskinan dengan memberikan kesempatan kerja yang lebih luas kepada warganya. “Di Surakarta, angka kemiskinan saat ini tercatat sebesar 8,31%. Kami mengalokasikan anggaran untuk program Astacita, di mana Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan DPMPTSP untuk mendata perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dan yang tidak. Tujuannya, agar seluruh warga Solo bisa memperoleh pekerjaan yang layak,” jelas Respati Adi.

Dengan menciptakan peluang kerja yang berkualitas, diharapkan kebutuhan dasar warga dapat tercapai, yang pada gilirannya akan menurunkan tingkat kemiskinan. Ia menambahkan, “Pertumbuhan ekonomi yang pesat tidak selalu berbanding lurus dengan penurunan kemiskinan, namun dengan akses pekerjaan yang layak, kami yakin angka kemiskinan bisa berkurang.”

Baca Juga, Kilasinformasi : Sambutan Gubernur Ahmad Luthfi dalam Rapat Paripurna: Fokus pada Kemajuan Jateng untuk Masa Depan

Delapan Program Prioritas Astacita Surakarta

Program Astacita Surakarta memiliki delapan program prioritas yang menjadi fondasi untuk pengentasan kemiskinan. Program-program ini dirancang untuk menjawab tantangan utama yang dihadapi warga Solo dalam mengakses peluang ekonomi. Beberapa program utama dalam Astacita Surakarta meliputi:

  1. Pengembangan Kompetensi dan Peluang Kerja berbasis ekosistem ketenagakerjaan.
  2. Penguatan Daya Saing UMKM untuk menciptakan peluang bisnis bagi masyarakat.
  3. Program Posyandu Plus dengan standar pelayanan minimal yang lebih baik.
  4. Optimalisasi BUMD dan PAD untuk memperkuat perekonomian daerah.
  5. Penguatan Daya Saing Kota melalui event pariwisata dan ekonomi kreatif.
  6. Penguatan Ruang Publik yang Inklusif untuk kesejahteraan sosial masyarakat.
  7. Program Surakarta Smart City yang mendukung digitalisasi layanan publik.
  8. Pengembangan Pusat Distribusi Logistik untuk mendukung ketahanan pangan.

Dengan berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi berbasis sektor lokal, Astacita bertujuan untuk menjadikan Surakarta sebagai model kota yang bebas dari kemiskinan dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik bagi warganya.

Arah yang Tepat untuk Mengurangi Ketimpangan Sosial

Inisiatif pemerintah Kota Surakarta melalui program Astacita menunjukkan bagaimana suatu daerah dapat mengatasi masalah kemiskinan dengan pendekatan yang lebih holistik dan berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Program-program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Sumber : DPRD Prov Jawa Tengah

Dinas Tenaga Kerja Surakarta. kebijakan penanggulangan kemiskinan lapangan kerja Surakarta pembangunan kota Surakarta pemberdayaan ekonomi Pengentasan Kemiskinan pengurangan kemiskinan program Astacita Surakarta program pemerintah Jawa Tengah Solo Raya Surakarta UMKM Surakarta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Chanel Indonesia
  • Website

Related Posts

Status BPJS PBI Nonaktif? Ini Faktor yang Bisa Menyebabkan Kepesertaan Dihentikan

Maret 6, 2026

Bupati Sergai Dukung Pesantren Kilat 2026, Perkuat Karakter dan Daya Saing Generasi Muda

Februari 12, 2026

Pemkab Bener Meriah Perkuat Satgas Saber Harga Pangan Jelang Imlek dan Ramadan 2026

Februari 11, 2026

RSUD Arifin Achmad Riau Bersiap Transformasi, Layanan Rumah Sakit Berbasis Kompetensi

Februari 10, 2026

U-BAGI Jadi Ikhtiar MAN 2 Kota Makassar Tingkatkan Kompetensi dan Kolaborasi Guru

Februari 9, 2026

Pemkab Lumajang Tekankan Peran Masyarakat Jaga Kebersihan Alun-alun dan Ruang Publik

Februari 8, 2026

Comments are closed.

Demo
Top Posts

Nuzulul Quran Mengajarkan Manusia untuk Membaca Kehidupan

Maret 8, 2026

Lomba Habitat Tingkat Provinsi Jateng SEMARANG

Februari 6, 2025

Pasar Imlek Semawis Tahun 2025 Semarang

Februari 6, 2025
Don't Miss

Nuzulul Quran Mengajarkan Manusia untuk Membaca Kehidupan

Maret 8, 2026

Yogyakarta, Chanelindonesia.com – Turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad menjadi titik awal penting dalam perjalanan…

Status BPJS PBI Nonaktif? Ini Faktor yang Bisa Menyebabkan Kepesertaan Dihentikan

Maret 6, 2026

Jelang Imlek 2577 dan Ramadan 2026, Disdaginkop UKM Singkawang Gelar Operasi Pasar, Sediakan 2.476 Paket Sembako

Februari 12, 2026

Bupati Sergai Dukung Pesantren Kilat 2026, Perkuat Karakter dan Daya Saing Generasi Muda

Februari 12, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews
Demo
Chanel Indonesia – AKtual,Informatif,Terpercaya
Facebook Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
© 2026 Chanel Indonesia

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.