Padang, Chanelindonesia.com – Pemerintah Kota Padang menyoroti kecenderungan remaja yang lebih sering menghabiskan waktu dengan gawai ketimbang berolahraga. Kondisi ini dinilai tidak hanya mengurangi aktivitas fisik, tetapi juga berisiko melahirkan “generasi cemas” alih-alih generasi emas.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Padang, Syahrial Kamat, menegaskan pentingnya olahraga rutin sebagai penyeimbang gaya hidup anak muda.
“Jika anak muda tidak berolahraga sejak sekarang, tentu akan mencemaskan kita di kemudian hari. Harapan menjadikan generasi sekarang sebagai generasi emas bisa berubah menjadi generasi cemas,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Syahrial menambahkan, kebiasaan bermain gawai sambil duduk atau tiduran tidak hanya memicu masalah kesehatan, tetapi juga mengurangi interaksi sosial dan kreativitas.
“Banyaknya waktu dihabiskan untuk bermain handphone membuat pergaulan, sosialisasi, dan kreativitas berkurang,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, Kadispora mengimbau remaja untuk rutin berolahraga minimal dua kali seminggu. Pemko Padang juga telah menyediakan berbagai fasilitas publik, seperti GOR H. Agus Salim, Lapangan Apeksi, dan sarana olahraga lain yang bisa diakses masyarakat.
Selain itu, sejumlah cabang olahraga di Padang juga aktif menggelar turnamen, mulai dari sepak bola, bulutangkis, hingga voli. “Kita harapkan generasi muda ikut dalam turnamen sesuai hobi olahraga masing-masing. Dengan begitu, mereka tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga terbangun semangat kebersamaan,” tambahnya.
Dengan dorongan ini, Pemko Padang berharap anak muda semakin aktif bergerak, menjaga kesehatan, dan memanfaatkan ruang publik olahraga, sehingga benar-benar tumbuh sebagai generasi emas yang sehat, produktif, dan tangguh.
sumber: Infopublik.id

