Sofifi, Chanel Indonesia – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mencatat capaian 76 persen dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025. Perolehan tersebut menempatkan Maluku Utara pada kategori warna kuning, sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk mengejar target zona hijau.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengatakan pihaknya optimistis capaian MCP dapat meningkat ke kisaran 78 hingga 80 persen. Saat ini, organisasi perangkat daerah (OPD) masih terus didorong untuk melengkapi input data yang belum tuntas.
“Kami optimistis bisa naik ke zona hijau. OPD terus dikejar untuk menyelesaikan input data yang masih kurang. Waktu masih ada,” ujar Sarbin di Sofifi, Rabu (19/11/2025).
Serapan Anggaran Capai 50 Persen
Dalam kesempatan tersebut, Sarbin juga mengungkapkan bahwa realisasi APBD Maluku Utara berdasarkan laporan BPKAD telah mencapai 50 persen, angka yang menurutnya tidak terlalu rendah jika dibandingkan dengan capaian nasional.
“Artinya secara nasional kita juga tidak terlalu rendah,” jelasnya.
Evaluasi Jabatan dan Kinerja OPD
Sarbin menegaskan bahwa evaluasi jabatan berada di bawah kewenangan gubernur. Ia menyebutkan bahwa kinerja OPD dinilai melalui banyak indikator, termasuk capaian MCP dan persentase serapan anggaran.
Selain itu, Sarbin menyoroti lemahnya koordinasi antarsatuan kerja. Ia meminta seluruh OPD meningkatkan komunikasi birokrasi agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif.
“Sesama OPD diharapkan saling membantu dan berbagi informasi. Kalau ada komunikasi, harus direspons dengan baik,” tegasnya.
Sumber : InfoPublik

