Kota Gorontalo, Chanelindonesia.com – Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah di Provinsi Gorontalo. Kegiatan berlangsung selama tujuh hari, mulai 28 September hingga 4 Oktober 2025, dengan fokus pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pengawasan ini diawali dengan entry meeting di Ruang Integrasi, Inspektorat Provinsi Gorontalo, Senin (29/9/2025), yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim bersama tim dari Itjen Kemendagri.
Pengendali Mutu Itjen Kemendagri, Azwan, menyampaikan bahwa pengawasan kali ini bersifat fokus dan tematik, terutama pada dua indikator utama: pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) serta kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai kontributor PAD. Ia menekankan pentingnya transparansi dari seluruh OPD dalam memberikan data yang akurat.
“Diharapkan hasil pengawasan ini dapat memberikan rekomendasi yang mendorong peningkatan PAD. Oleh karena itu kami berharap dukungan penuh dari perangkat daerah dengan menyajikan data yang benar dan terbaru,” kata Azwan.
Sekda Sofian Ibrahim menyambut baik kehadiran tim Itjen Kemendagri dan menegaskan pentingnya akuntabilitas. “Satu rupiah pun lewat APBD harus bisa dipertanggungjawabkan. Kehadiran tim pengawasan menjadi bagian dari pembinaan agar kekeliruan dalam penyelenggaraan pemerintahan tidak terulang di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan OPD untuk kooperatif dan proaktif selama proses pengawasan, mengingat saat ini Gorontalo juga tengah menghadapi serangkaian pemeriksaan dari BPK maupun BPKP.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, hasil pengawasan Itjen Kemendagri diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konstruktif yang memperkuat pengelolaan keuangan daerah, khususnya dalam mengoptimalkan PAD.
sumber: Infopublik.id

