Surabaya, Chanelindonesia.com — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur resmi membuka CatTrans Camp 2025 yang digelar pada 24–26 November 2025 di Harris Hotel & Convention Bundaran Satelit Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh 16 kepala keluarga (KK) calon transmigran dari berbagai daerah di Jatim.
Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Disnakertrans Jatim, Agus Gunawan, mewakili Kepala Dinas Sigit Priyanto. Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa para transmigran akan ditempatkan di tiga wilayah tujuan berbeda.
“Sebanyak 10 KK akan ditempatkan di UPT Lagading, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan; 2 KK ke UPT Taramanu Tua, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat; dan 4 KK ke UPT Waleh, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara,” ujar Agus pada Senin (24/11/2025).
Tahun ini, CatTrans Camp mengusung tema “Menjadi Transmigran Asal Jatim yang Tangguh dan Berdaya”, menegaskan bahwa transmigrasi bukan lagi sekadar pemindahan penduduk. Menurut Agus, program transmigrasi kini menjadi agenda strategis pemerintah untuk pemerataan penduduk dan pembangunan wilayah berbasis masyarakat unggul, ekonomi produktif, serta komunitas inklusif.
“Transformasi transmigrasi saat ini menekankan pembangunan yang inklusif, adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Masyarakat ditempatkan sebagai agents of change di kawasan tujuan,” kata Agus.
Ia menjelaskan, perubahan kebijakan transmigrasi berlandaskan Peraturan Menteri Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2025 dengan konsep 5T: Trans Tuntas, Translok, Trans Karya Nusantara (TKN), Trans Patriot, dan Trans Gotong Royong. Konsep ini menuntut transmigran untuk memiliki kesiapan mental dan kemampuan adaptasi tinggi.
“Dengan mental yang kuat dan mandiri, transmigran akan mampu menjadi pelopor pembangunan di kawasan penempatan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Jatim, Purwanti Utami, memaparkan bahwa CatTrans Camp dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif kepada peserta. Materi mencakup orientasi adaptasi, pembekalan pemberangkatan, pemahaman kondisi daerah tujuan, penanganan kegawatdaruratan medis, team building, motivasi adaptasi, hingga study tour ke Telkom University Surabaya. Program ini didukung oleh APBN Disnakertrans Jatim 2025.
Salah satu calon transmigran asal Trenggalek, Ali Murtadlo, mengungkapkan motivasinya mengikuti program ini demi meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ia lolos seleksi setelah memenuhi syarat usia dan memiliki keterampilan hasil pelatihan sebelumnya.
“Harapannya, nanti di lokasi baru kehidupan kami bisa lebih baik,” tuturnya.
CatTrans Camp 2025 menjadi langkah penting bagi para peserta dalam mempersiapkan diri menuju kawasan baru, sekaligus memastikan mereka siap berperan sebagai penggerak pembangunan di daerah penempatan.
Sumbe : Infopublik

