Indramayu, chanelindonesia.com — Sebanyak 482 calon Kuwu dari 139 desa di Kabupaten Indramayu membacakan ikrar damai dan mengikuti doa bersama sebagai bentuk komitmen menjaga kondusivitas menjelang Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025.
Deklarasi Damai digelar di Pendopo Indramayu, Jumat (28/11/2025), dengan lima poin utama: menjaga persatuan masyarakat desa, mengedepankan kepentingan umum, melaksanakan Pilwu sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, menolak kekerasan serta ujaran kebencian, dan siap menerima hasil pemilihan dengan sikap sportif.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengingatkan para calon untuk menjaga kedewasaan dalam berkompetisi.
“Bapak Ibu yang hadir adalah jagoan-jagoan desa. Deklarasi tadi harus benar-benar dimaknai. Kalah menang tidak perlu ada balas-membalas. Utamakan persatuan untuk menjaga Indramayu REANG,” tegasnya.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif dan mengajak Forkopimcam, perangkat desa, serta unsur kamtibmas untuk menumbuhkan komitmen damai di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kadmidi, menegaskan deklarasi ini sebagai langkah strategis mengawal keamanan sebelum, saat, dan setelah pemungutan suara.
Calon Kuwu Desa Cangkingan, Didi Wahyudi, mengapresiasi inisiatif ini.
“Deklarasi damai ini sangat bagus dan untuk pertama kalinya digelar di Indramayu. Kami berjanji menjaga agar Pilwu nanti berjalan kondusif dan damai. Luar biasa untuk Indramayu REANG,” ujarnya.
Deklarasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh calon, tim pendukung, panitia, dan masyarakat untuk memastikan Pilwu Serentak 2025 berlangsung tertib, aman, dan demokratis.
(MC Indramayu/Roro)
Sumber : InfoPublik

